Gayo lues – SMP Negeri 2 Terangun, Kabupaten Gayo Lues, saat ini dalam kondisi memprihatinkan dan membutuhkan perhatian serius dari pemerintah setempat.
Kepala Sekolah SMPN 2 Terangun, Abubakar, S.Pd., mengatakan salah satu masalah utama yang dihadapi sekolah adalah kurangnya akses air bersih dan kondisi ruang kelas yang tidak layak pakai.
“Kami sangat membutuhkan perhatian dari pemerintah. Masalah air di sekolah belum teratasi. Kemudian ada 2 ruang kelas kami yang sudah tidak layak lagi. Dana BOS yang ada tidak mencukupi untuk perbaikan,” ujar Abubakar.
Selain masalah sarana, jumlah siswa di SMPN 2 Terangun juga sangat minim. Saat ini keseluruhan siswa hanya berjumlah 17 orang.11/8/2027

“Dengan jumlah siswa 17 orang, kami tetap berupaya memberikan pendidikan terbaik. Tapi tanpa dukungan sarana yang memadai, proses belajar mengajar menjadi terkendala,” tambahnya.
Pihak sekolah berharap Pemerintah Kabupaten Gayo Lues melalui Dinas Pendidikan dapat segera turun tangan membantu rehab ruang kelas dan memenuhi kebutuhan air bersih agar kegiatan belajar siswa berjalan lancar.
Pihak sekolah berharap pemerintah daerah dan dinas terkait segera turun tangan memberikan bantuan khusus, baik untuk pengadaan air bersih maupun perbaikan ruang kelas, demi menyelamatkan masa depan pendidikan anak-anak di sekolah teragun
(Hasan)















