Prof Sutan Nasomal : Lapor Pak Presiden RI, Puluhan Ribu Masyarakat Meminta Tenda Makanan Minuman dan Obat di Nagekeo NTT!!!

BHAYANGKARA INDONESIA

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:18

508 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nagekeo Nusa Tenggara Timur (NTT),Belakangan ini di Sebahagian Daerah Indonesia terjadi berbagai yang namanya peristiwa bencana alam yang sangat merugikan meresahkan dan mengancam korban luka luka bahkan jiwa sangat mengenaskan memang Saya berharap kiranya yth Bapak Haji Prabowo Subianto urgen memerintahkan seluruh pimpinan tinggi negara maupun kepala daerah Gubernur Bupati Walikota jangan lengah bila didaershnya terjadu bencana apapun itu gunakan dana yang tidak terduga untuk mengantisipasi menolong membantu masyarakat yang terkena ditimpa musibah bencana alam jangan lalai para pemimpin negara Menteri Gubernur Bupati Walikota karena selama ini anda lalai dan janganlah bantuan kemanusian malah andai tilep korupsi “, ujar Prof Sutan Nasomal SH MH Pakar Hukum, Ekonom Pemerhati nasib kemanusiaan internasional memberikan tanggapannya atas kejadian musibah bencana yang terjadi di Kab Nagekeo Provinsi Nusa Tenggara Timur dikantornya Markas Pusat Partai Oposisi Merdeka dibilangan Cijantung Jakarta 23 /8/2026 via telpon selulernya.

Bernadus melaporkan dari Manggarai Timur bahwa puluhan ribu rumah rusak dan tak layak huni sehingga masyarakat tidur di luar rumah tidak memiliki Tenda.

Aliran Listrik juga masih banyak yang padam. Sehingga untuk berkomunikasi sangat sulit untuk memberikan informasi yang akurat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masyarakat yang tertimpa bangunan sehingga mengalami luka luka dan patah tulang hanya mendapatkan bantuan kesehatan seadanya di Puskesmas. Menurut pak Bernadus di Manggarai bahwa harus gerak cepat bantuan datang dari Pusat Pemerintah atau dari wilayah pemerintah NTT

Jembatan Dampek kec. Lamba leda Utara, kab. Manggarai Timur

Bernadus menyampaikan kondisi saat ini sebanyak 6.541 rumah di Manggarai Barat rusak akibat gempa

Kerusakan rumah di Manggarai Barat terdiri atas 2.539 rumah rusak berat, 1.039 rusak sedang dan 2.963 rusak ringan,”

sebanyak 4.914 rumah di Kabupaten Ngada rusak akibat gempa

Sebanyak 11.862 warga Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengungsi setelah gempa berkekuatan M 7,7 mengguncang wilayah Mbay-Nagekeo, Sabtu (15/8). Gempa tersebut juga menyebabkan 2.560 rumah warga rusak.

Data sementara yang didapatkan dari para relawan BNPB

Anak anak yang membutuhkan makanan khusus harus di perhatikan bari dari usia satu bulan sampai usia 5 tahun. Tidur di alam terbuka akibat rumah yang rusak tidak mungkin di tempati lagi. Begitu pula para orang tua lansia yang mudah terserang penyakit.

Banyak gereja juga rusak parah. Masjid rusak parah. Sekolah rusak parah. Tempat gedung pemerintahan juga rusak parah. Sehingga hanya tenda yang aman untuk di gunakan saat ini. Bernadus yang berusia 60 tahun tidak bisa berbuat apa apa. Semua jalan juga rusak sehingga kendaraan tak mungkin bisa mudah melewatinya membawa para pengungsi
Nara Sumber Prof Sutan Nasomal SH MH Pakar Hukum Internasional, Ekonom Presiden Partai Oposisi Merdeka Jenderal Kompii Pendiri Pengasuh Ponpes ASS SAQWA PLUS Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia(PAMID) Ketua Umum YPLBH Profesor Sutan Nasomal SH MH Rektor Univ STIA STIH Pronass.

Berita Terkait

*Rumah yang Dijadikan Bengkel Pembuatan Steling Disergap, Kasat Resnarkoba Pimpin GSN di Tanjung Morawa*
Lapas Labuhan Ruku Gelar Sidang TPP, Usulkan 18 Narapidana Ikuti Program Rehabilitasi Berbasis Ketahanan Pangan 
Lapas Labuhan Ruku Tingkatkan Pembinaan Kemandirian Warga Binaan Melalui Kegiatan Sortir Ikan Lele
Cegah Kemacetan, Subsatgas Samapta Ops Mandalika Atur Lalu Lintas di Kawasan Kute Mandalika 
*Belajar dari Bappelitbangda Tangsel, Peserta PKP Dalami Kepemimpinan Berbasis Kinerja dan Inovasi SISTARI*
Mari Wujudkan Kepatuhan Lalu Lintas Dengan Selalu Mengutamakan Keselamatan Bersama Satlantas Polres Pematang Siantar
Mantapkan Mekanisme Clearance Pejabat BUMD, Pemko Tanjungbalai Ikuti Sosialisasi Pelayanan Clearance
Tinggal Sendiri, Bukan Berarti Sendirian: Peran Keluarga dalam Mendukung Kemandirian Penyandang Disabilitas

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:59

*Rumah yang Dijadikan Bengkel Pembuatan Steling Disergap, Kasat Resnarkoba Pimpin GSN di Tanjung Morawa*

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:58

Lapas Labuhan Ruku Gelar Sidang TPP, Usulkan 18 Narapidana Ikuti Program Rehabilitasi Berbasis Ketahanan Pangan 

Jumat, 9 Oktober 2026 - 01:42

Cegah Kemacetan, Subsatgas Samapta Ops Mandalika Atur Lalu Lintas di Kawasan Kute Mandalika 

Jumat, 9 Oktober 2026 - 01:30

*Belajar dari Bappelitbangda Tangsel, Peserta PKP Dalami Kepemimpinan Berbasis Kinerja dan Inovasi SISTARI*

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:34

Mari Wujudkan Kepatuhan Lalu Lintas Dengan Selalu Mengutamakan Keselamatan Bersama Satlantas Polres Pematang Siantar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:55

Mantapkan Mekanisme Clearance Pejabat BUMD, Pemko Tanjungbalai Ikuti Sosialisasi Pelayanan Clearance

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:41

Tinggal Sendiri, Bukan Berarti Sendirian: Peran Keluarga dalam Mendukung Kemandirian Penyandang Disabilitas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 03:50

Jelang MotoGP 2026, Satgas Preventif Patroli Dialogis di Pelabuhan Gili Mas

Berita Terbaru